Selasa, 22 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

WAWANCARA DENGAN KOMISARIS JENDERAL SUSNO DUADJI

Wawancara

User Rating: / 5
PoorBest 
Bookmark and Share

Redaksi susnoduadji.com (R) yakin kalau para pembaca sudah mulai kangen dengan sosok Komjen Susno duadji (S), apa saja kegiatan sang Jenderal saat ini, dan apa pandanganya terhadap berbagai issu yang marak saat ini.

Untuk mengobati kerinduan pada sosok Susno duadji redaksi
susnoduadji.com mengadakan wawancara dan inilah hasil wawancara tersebut :

R : Selamat siang Pak Susno, apa kabar ?
S : Selamat siang, khabar baik semoga andapun demikian juga, silahkan duduk.

R : Long weekend libur kemana saja pak ?

S : Libur di rumah saja, baca buku dan olah raga.

R : Kelihatan sepi ibu di mana pak, cucu tidak ada di rumah ?

S : Ya, saya sendirian, isteri umroh ke tanah suci dengan keluarga adik-adik, sedangkan anak, cucu dan mantu pada liburan.

R : Pak Susno apa saja kegiatan bapak saat ini ?

S : Sejak saya dibebaskan demi hukum karena habisnya masa penahanan, saya dan Tim advokad konsentrasi menghadapi persidangan, dan saya juga diberi tugas oleh Pak Kapolri sebagai Penasehat ahli Kapolri, kemudian saya dan Tim Advokad Mabes Polri dan Advokad saya yang dulu juga sibuk menghadapi proses banding atas putusan perkara saya.

R : Mengapa bapak akhir-akhir ini terkesan diam tidak mau tampil di media ?

S : Saya tidak diam dan tidak juga menghindar, tapi buat apa tampil di media kalau hanya asal tampil, dan untuk apa lagi saya bicara di media karena semua sudah saya sampaikan dan apa yang saya sampaikan sudah terbukti benar adanya. Tinggal sekarang adalah yang berwenang menindak lanjuti informasi yang pernah saya sampaikan setahuan yang lalu.

R : Apakah masih ada informasi dari bapak yang belum ditindaklanjuti ? Dan siapa yang harus menindaklanjuti, tentang apa saja ?

S : Saya yakin publik masih ingat apa yang saya sampaikan, dan publik juga memantau dengan cermat sejauh mana yang berwenang menindak lanjuti informasi yang saya sampaikan.

R : Kalau masih ada yang belum ditindaklanjuti mengapa bapak tidak teriak lagi ?

S : Buat aapa teriak, kan dulu saya sudah teriak tinggal sekarang adalah gilaran yaang berwenang untuk menindak lanjuti, buat apa teriak terus kalau tidak ditindak lanjuti, nanti dikira gila.

R : Apakah bapak puas dengan kinerja aparat yang bertugas menindaklanjuti ?

S : Puas atau tidak puas bukan kewajiban saya untuk menilai, melainkan kewajiban masyarakat, silahkan tanya pada masyarakat.

R : Beberapa waktu yang lalu bapak diumumkan sebagai pemenang piala The Most controversi news maker RCTI, bagaimana tanggapan bapak ? Dan kenapa yang menerima piala tersebut Divhumas Polri bukan bapak langsung ?

S : Biasa saja, saya tidak merasa lebih dari yang lain, saya hanya merasa sebagai seorang manusia yang punya kewajiban mengatakan yang benar adalah benar walaupun pahit dan getir. Yang menerima piala tersebut adalah Divhumas Polri, wajar saja karena saya masih sebagai anggota Polri aktif.

R : Bagaimana bapak menilai banyaknya pejabat calon tersangka yang lari ke luar negeri menghindar dari tanggung jawab hukum ?

S : Ya, mungkin mereka secara psikologis tidak siap, mungkin karena merasa bersalah. Mestinya harus kesatria hadapi, paling tinggi hukumannya adalah hukuman mati, dan kita semua pasti akan mati, jadi kenapa takut, apalagi kalau merasa tidak bersalah, ya hadapi saja.

R : tapi kan penegakan hukum di negeri ini ada yang menilai belum baik, sehingga orang yang belum tentu bersalah bisa ditahan, bagaimana pak ?

S : Ya, di dalam sel itu baik sekali untuk pembelajaran, untuk meningkatkan ketaqwaan, untuk koreksi diri sendiri. Di dalam sel itu enak, apalagi kalau kita disel bukan karena kesalahan, karena dizolimi, karena direkaysa dan rekapaksa maka sel terasa sebagai pesantren. Jangan takut !
Harus bersukur karena tidak semua orang bisa mengalami masuk sel.

R : Pak Susno kemarin di salah satu media TV disebut sebagai salah contoh adalah account twiter bapak, apakah itu benar dan asli account bapak ? Dan apa accountnya ? Karena banyak yang ragu bahwa account tersebut bukan milik bapak.

S : Ha,,,,, mungkin dikira saya ini gagap tehnik, gagap IT. Account twiter tersebut benar dan asli milik saya, saya berkomunikasi langsung, saya baca sendiri, saya ketik sendiri, tidak pakai assisten. Account twiter saya : @susno2g

R : Kemarin bapak Prof. Jimly Alsdiqy dalam keterangan Pers-nya yang di-release beberapa media online dan TV mengatakan bahwa Antasri dan Susno duadji adalah korban peradilan sesat. Bagaimana tanggapan bapak ?

S : No coment, silahkan masyarakat menilai sendiri, peradilan saya terbuka untuk umum, masyarakat sudah pintar. Masyarakat tau mengapa fakta persidangan begini, koq vonisnya begini.

R : Apa kegiatan anak dan mantu bapak, apakah mereka kerja pada pemerintah ?

S : Anak dan mantu saya bekerja sebagai wiraswasta, kebetulan tidak ada yang menjadi pegawai negeri. Saya kira mengabdi di bidang apa saja adalah baik asal berfungsi secara benar.

R : Boleh tanya lagi pak ?

S : Cukup dulu ya, saya mau ke toko buku, mau cari buku untuk bacaan mengisi waktu libur, kita sambung lain waktu, terima kasih.


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 42 tamu online
Mobile