Selasa, 22 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

SUSNO DUADJI : KECEWA TERSANGKA MAFIA HUKUM PANGKAT RENDAHAN

Tulisan Susno - Tulisan Susno

Bookmark and Share

Pada saat digelar persidangan komisi kode etik profesi polri dengan terperiksa Kompol Arafat Enanie pada hari rabu tanggal 5 Mei 2010 terungkap bahwa Brigjen Edmon Ilyas Direktur  2/eksus Bareskrim polri (Pejabat  Lama) dalam mafia hukum Gayus Gate berperan sebagai berikut ; memerintahkan menghilangkan / mendrop satu orang tersangka pada Laporan Polisi Gayus gate sehingga hanya ada tersangka dalam Kasus gayus, yaitu Gayus H Tambunan, dari perbuatan ini terbukti Brigjen PoL Edmon Ilyas telah memalsu laporan polisi kasus Gayus, karena nomor laporan dan isi pada Laporan tetap sama, perbedaanya adalah pada nama tersangka yang hanya disisakan satu orang, Brigjen edmon Ilyas juga terungkap menerima dana dalam kasus ini, juga dialah yang memerintahkan pengurangan barang bukti uang dari Rp 28 milyar menjadi hanya tinggal Rp 270 juta, dan juga Brigjen edmon Ilyas sudah saya ingatkan agar kasus Gayus dibongkar Korupsinya dan jangan ada pengurangan barang bukti, namun masih tetap nekat.

Brigjen Pol Radja Erizman  terbukti dialah yang berperan sebagai eksekutor pembukaan blokir rekening. pada proses pembukaan rekening terungkap tidak mematuhi prinsif ke hati-hatian karena ; tidak menyelenggarakan gelar yang dihadiri PPATK sebagai Pelapor, Bank Indonesia, bank dimana rekning Gayus

ditempatkan, dan unsur fungsional polri seperti ; divbinkum, itwasum, divpropam, wasdik, serta perwakilan direktorat, juga tidak meminta pertimbangan pada Kabareskrim, dan selesai membuka pembekuan reke ning juga tidak melaporkan secara tertulis kepada Kabareskrim. dalam persidangan Arafat pada tanggal 5 Mei 2010 terungkap bahwa Radja Erizman menerima dana dari Haposan yang diketahui Kompol Arafat adalah sekitar  US$ 50.000.

Kekecewaan saya bukan tanpa alasan ; aneh ke dua Brigjen tersebut belum juga dijadikan tersangka dan apalagi ditahan. Keanehan yang lain nampak benar di dalam proses penyidikan Gayus Gate ini. kalau kita perhatikan unsur penegak hukum lainya yang terlibat kasus ini , seperti ; jaksa, personil ditjen Pajak belum juga dijadikan tersangka apalagi ditahan. lebih aneh lagi justru saya dikejar-kejar terus dengan berbagai tuduhan yang direkayasa untuk dapat menyeret saya ke dalam sel, namun alhamdulillah Tuhan tidak tidur.

Berlarut-larutnya penentuan tersangka level atas dapat menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat kepada polri. Saya berharap agar bekerja lebih keras lagi dan konsentrasi pada tugas awal, jangan terpengaruh kasus yang lain apalagi berbau rekayasa. Dan kepada segenap komponen bangsa agar menjaga ritme dan memelihara kondisi pemberantasan mafia ini dengan sebaik-sebaiknya agar semangat ini tidak mati di tengah jalan. Kepada public jangan takut melawan apabila diperlakukan tidak adil serta merasa ditindas oleh bangsa sendiri. pemberantasan korupsi, kedzoliman, rekayasa, dan ketidakadilan harus diawasi dengan ketat  oleh segenap komponen bangsa, mari kita awasi kinireja penyidik kita.  Sukses selalu.


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
+3 #1 RAKYAT KECEWAsofyan 09-05-2010, 00:26
Rakyat kecewa dengan Pimpinan Tertinggi Negara kita.
Pepatah lama benar dipakai " anjing menggonggong kafilah tetap berlalu "
Rakyat sudah teriak, hati bangsa ini sudah menjerit entah kemana akan mengadu, namun pemimpinnya tidak tanggap.
Ya...Allah, bangunkanlah hati para pemimpin kami agar respons dengan jeritan rakyatnya.
Jendral.... hanya anda harapan kami....
Balas tanggapan
 
 
+2 #2 Guest 09-05-2010, 01:14
Saya salut kepada anda pak susno ... seandainya posisi saya seperti anda mungkin saya tidak seberani anda pak ... bravo pak .. ya Allah lindungi pahlawan ku membuka tabir kebenaran.
Balas tanggapan
 
 
+1 #3 Mana yg lain?Eyang_Akung 09-05-2010, 09:50
:o Assalamu'alaikum pak Susno Yth.
Mengapa hanya Bapak yg jadi sasaran tembak kepolisian pak?
Bagaimana yg lainnya : raja, edmond, syahril??
Inikah keadilan???
Maju terus pak, do'a kami bersama bapak.
Semoga Allah memberikan kekuatan hati dan iman serta kesehatan buat bapak. Amiiin...
Balas tanggapan
 
 
+2 #4 Eyang_Akung 09-05-2010, 10:01
:o Assalamu'alaikum pak Susno Yth.
Mengapa hanya Bapak yg jadi sasaran tembak kepolisian pak?
Ya Allah berikanlah kesehatan, kekuatan hati dan iman kepada hambamu yg sedang menegakan kebenaran ini ya Allah.
Amiiin ya rabbal alammin..!
Balas tanggapan
 
 
+1 #5 Warga Bandung Jawa Barat 09-05-2010, 11:21
Sedih dan sekaligus prihatin melihat lunturnya idealisme para Pati Polri, Para perwira Polri tdk ada yang mau memahami dan mendukung nilai nilai yang sedang diperjuangkan Komjen Pol Susno Duadji,momentum yang baik yang digulirkan oleh Komjen Susno tidak serta merta mendapat dukungan yang positif dari kalangan internal Polri sendiri, malah gaung reformasi dan semangat perbaikan citra institusi Polri lebih banyak mendapat sambutan yang luar biasa di luar institusi Polri.
Para Pati Polri yang berambisi jadi TB 1 cenderung ramai ramai ikut menggembosi upaya Susno dalam upaya memperbaiki kultur kerja anggota Polri, mereka lupa BHD umurnya jabatannya hanya 1 bulan lagi, idealnya rangkul susno ajak dia untuk bersama sama dari dalam memulihkan citra Polri yang sudah jauh terperosok.............
Salam buat keluarga Pa, sejarah akan mencatat dengan tinta emas upaya yang bapak lakukan saat ini, dalam kondisi kultur sepenggal senior 2 Polri terdahulu (Kecuali Pak Hugeng)
tentu sulit menemukan sosok angg Polri yang bersih 100 %, jika Bpk pernah hilap berbuat khilap saya dan kebanyakan rakyat akan memaafkan, karena bpk membayar kekhilapan itu dengan sesuatu hasil yang luar biasa,dimana rakyat diberi pencerahan betapa mafia kasus sdh merebak kesemua lini penegak hukum, dampak lain Bpk telah turut serta menyehatkan mengamankan penerimaan Negara melalaui Pajak ttapi sebaliknya BHD tdk ada prestasi dan kebaikan yang bisa dicatat selama beliau menjadi Kapolri...
Balas tanggapan
 
 
+1 #6 deni 09-05-2010, 11:28
sy merasa terharu, dg keberanian pak susno yg terus berani melawan ketidakadilan di negri kt ini. terus aja pak, jangankan kapolri presiden pun kalau salah bongkar aja, jgn takut ada rakyat indonesia yg membekingi bapak. sekian jendral terbaik bangsa indonesia
Balas tanggapan
 
 
+1 #7 Rizal Besemah 09-05-2010, 13:36
Kami rakyat makin curiga Pak Jendral yg Islami,jgn2 mungkin lebih dari Jendral bintang 1 yg terima jatah uang tsbt mangka nya dua Brigjen tsbt tdk di jadikan Tersangka,Orang yg ngasih tau ada maling kok malah di keroyok ramai2 kan nga masuk akal...Banyak rakyat yg mendukung bpk bahkan bl besok bpk di tahan maka massa dr berbagai aliansi akan mengepung Mabes Polri utk mendukung bpk dan membebaskan bpk. ALLOH tidak tidur pak.
Balas tanggapan
 
 
+1 #8 arif 09-05-2010, 14:41
mudah2an dalam tubuh polri masih banyak orang2 yang seperti bapak....amien.hidup polri!!
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

Mobile