Dibaca: 2695 kali Ditulis oleh Susno Duadji Rabu, 28 April 2010 20:45
Istilah “pencucian uang” di
Dari catatan sejarah dapat diketahui bahwa awal dari perkembangan aktifitas pencucian uang oleh organisasi Kejahatan di Amerika Serikat dimulai tahun 1931 yaitu pada saat internal Revenew Service (IRS) menangkap dan memasukan Al Capone ke penjara karena masalah pajak. Dalam praktiknya, masalah pelanggaran atau penghindaran pajak lebih mudah untuk dibuktikan ketimbang kegiatan pencucian uang.
Pembuktian kejahatan pencucian uang tidak mudah karena dalam kegiatan bisnis tersebut banyak pihak yang terlibat mulai dari pegawai bank, para eksekutif atau manajemen bank, pengacara, akuntan hingga professional lainnya dari semua tingkatan. Menurut pihak otoritas Amerika Serikat bahwa kegiatan kejahatan bawah tanah yang berasal dari pedagangan narkotik semakin berkembang dan menjadi sumber pembiayaan kegiatan mereka tanpa membayar pajak.
Esensi dari kegiatan pencucian uang bukanlah hal yang sederhana yaitu hanya ingin menyembunyikan hasil tindak kejahatan, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana memanfaatkan kembali dana hasil kejahatan dimaksud melalui proses tertenu sehingga menjadi sumber keuangan yang legal. Maka penggunaan badan-badan usaha atau lembaga-lembaga terselubung untuk menyimpan dana hasil kejahatan di bank-banak luar negeri dan mendaur ulangnya melalui system keuangan dengan bersekulasi dalam bentuk uang atau barang merupakan pilihan atau metode pencucian uang yang lazim dipergunakan oleh pelaku kejahatan.
Sumber : dikutip dari buku Selayang Pandang Praktik Pencucian Uang dan Kejahatan Asal, hal.52, penulis: Komjen Pol Drs. Susno Duadji, SH, MSc
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Komentar
SENIMAN MENAMPILKan KEBOHONGAN UNTUK MENUNJUKAN KEBENARAN , PEMERINTAH SELALU MENGATAKAN KEBENARAN UNTUK MENUTUPI KEBOHONGANNYA,
Maju terus pak Susno, Andalah inti dari Reformasi Polri, karena Susno seniman itu, anda salah satu pembuat sejarah di Negeri ini