Dibaca: 1926 kali Ditulis oleh Susno Duadji Jum'at, 07 Mei 2010 08:45
1. Secara umum sidang tersebut lebih ditujukan untuk membangun opini dan merusak karakter SD, karena pertanyaan dari petugas yg menyidangkan tidak mengarah pada unsur delik pelanggaran Kode Etik melainkan berupaya sekuat tenaga untuk mencari kaitanya dengan SD. Namun tidak satupun keterangan Kompol Arafat yang dapat digunakan untuk mengaitkan pada SD.
2. Tentang tuduhan Kompol Arafat yang menyatakan adanya intervensi Komjen SD dalam bentuk pemanggilan Kompol Arafat guna mendesak percepatan penyelesaian Perkara Gayus H Tambunan.
Tanggapan :
Pemanggilan Kompol Arafat oleh Kopmjen SD dan desakan agar perkara cepat diselesaikan. Hal itu bukanlah bentuk intervensi melainkan bentuk dan aplikasi tugas Kontrol, beda dengan Perintah Brigjen Edmon Ilyas pada Kompol Arafat yang memerintahkan mengurangi tersangka dari dua orang menjadi satu orang tanpa dasar hukum yang syah, ini adalah wukud intervensi.
3. Komjen SD memerintahkan saksi tidak perlu banyak-banyak cukup 4 sd 5 orang.
Tanggapan :
Kwalitas hasil penyidikan bukan ditentukan oleh banyaknya saksi, melainkan oleh kwalitas saksi saksi itu sendiri. Hukum Acara Pidana jelas sekali mengatur bahwa batas minimal saksi 2 (dua) orang, dan 1000 orang saksipun kalau tdk ada kwalitas kesaksianya maka tdk ada harganya, seribu saksi dengan dua saksi nilainya sama yaitu satu alat bukti. Dengan saksi sedikit tapi berkwalitas maka akan mempercepat proses penyidkan dan memudahkan memahami perkara.
4. Hal yang penting ditindak lanjuti dari apa yang diungkap oleh Kompol Arafat adalah aliran dana Mafia Hukum dari Pengacara Haposan kepada beberapa orang penyidik ; Radja Erizman, Edmon Ilyas, eko Budi, Budi Pamungkas dll. Tentunya hal bukan diungkap sec mendadak, tapi sudah ada di dalam Berkas. Heran koq mereka BELUM dijadikan Tersangka.
Terima kasih.
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar
Pak Saat ini Bpk sedang DiDzolimi oleh orang2 yg tdk senang dngn kejujuran Bpk..Bpk Jendral berbuat baik & jujur tp diDzolimi..tp InsyaALLAH Bpk adalah ciri2 orang yg nnt akan Diangkat Derajatnya setinggi2nya oleh ALLAH SWT di dunia & diakhirat..amien..Wassalam...