Dibaca: 1396 kali Ditulis oleh Susno Duadji Selasa, 04 Mei 2010 10:08
Saya selalu menjaga usaha keluarga yang dirintis sanak famili. Keluarga saya memang sudah bergenarsi mengelola usaha pertanian. Meski Cuma untung kecil dan bernilai seperak dua perak, tetapi usaha dagang itu jalan. Hasil bumi dari lahan di dusun di jual ke kampung-kampung lain, diboyong ke kota dan labanya digulung atau dinikamati bersama. Dan selaras dengan perjalan waktu, bisni kecil-kecilan itu semakin hari semakin tumbuh menjadi besar dengan daya jangkau pasar yang luas. Kini kami bangga bisa menyebutna sebagai trading
Bersama dengan saudra-saudara sekampung, kini usaha keluarga itu bergerak di bidang perdagangan hasil bumi seperti kopi, karet dan cengkeh, juga hasil tambang seperti batubara, pasir dan galena.
Usaha kecil ini sah dan legal, surat-surat lengkap, segala bentuk pajak di bayar. Pajak dunia bayar, pajak akhirat 2,5 persen pun bayar. Kadang-kadang lucu juga, karena sekali-kali pungli (pungutan liar) pun kita bayar. Saya sih bisa bereskan masalah itu, tapi kalau saya muncul, berarti saya sudah mencampurkan bisni dengan kedinasan saya.
Bisnis trading memang sepenuhnya di jalankan oleh keluarga dan teman-teman sekampung yang menyemplungkan diri di bidang bisnis. Yang punya jabatan tidak boleh menjadi pelaksana. Saya tidak boleh, abang sepupu saya yang bekerja di kantor pajak juga tidak boleh ikut. Kami hanya ikut rapat, memantau dari jauh, menjaga agar tetap di jalur resmi nan halal dan memberikan sumbangan pikiran
Cerita selengkapnya bisa di baca di “Dapur Berasap, Tugaspun Selesai”
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar
Saya mendukung anda untuk menegakkan kebenaran di bumi Indonesia tercinta...
apa lagi klo toke biasanya stok bisa 5-10truk 1 truk 5-7 ton apa lagi klo 5 fuso 1 fuso 18-20ton. ini yang banyak bikin toke-toke kaya mendadak thn 2007/2008.