Dibaca: 2037 kali Ditulis oleh Susno Duadji Selasa, 04 Mei 2010 16:28
Akhir-akhir ini beredar fotocopy transaksi keuangan yang dikatakan sebagai transaksi keuangan Susno Duadji bahkan ada media cetak yang dengan mentah-mentah mengangkat dan mempublikasikan transaksi tersebut yang dirilis sebagai berita kepada publik. Saya yakin, bahwa media tersebut tidak mendapatkan copian transaksi itu dari sumber yang berwenang dan dapat dipercaya.
Sangat disayangkan di era kebebasan pers saat ini dimana pers di tuntut dewasa dan bertanggung jawab di dalam memerankan kebebasannya. Pers juga berfungsi sebagai media informasi tentunya untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada publik dan juga berfunsi sebagai media pendidikan. Disini pers harus mendidik masyarakat dengan memberikan informasi yang benar. Dapat saya jelaskan bahwa foto copy catatan transaksi keuangan yang beredar yang diklaim sebagai catatan transaksi keuangan Susno Duadji adalah tidak benar baik dari besaran transaksi maupun fihak-fihak yang bertransaksi.
Untuk diketahui oleh masyarakat bahwa rezim anti money laundering tidak melarang transaksi dengan besaran tertentu atau kepada fihak tertentu yang dilarang dan diancam dengan hukuman oleh Undang-udang adalah transaksi yang underlying nya terkait kejahatan atau pidana. Contoh: transaksi A dan B senilai 100 juta dalam rangka jual-beli narkotika maka transaksi tersebut dapat dikatagorikan sebagai transaksi yang berindikasi pencucian uang. Contoh kedua, transaksi X kepada E senilai Rp.500 juta , X adalah pemilik rumah warisan dari orang tua. E adalah pembeli rumah, uangnya tidak perlu si X tahu berasal dari mana karena tidak mungkin si X bertanya dari E apakah uang akan anda bayarkan untuk membayakan bersal dari kejahatan atau bukan. Disini underlying transaksi A dan B adalah kejahatan sedangkan underlying transaski X dan E bukanlah kejahatan. Demikian halnya dengan beberapa transaksi yang ada pada rek Susno Duadji tidak ada satupun yang underlyingnya terkait kejahatan semua transaksi yang ada berlatar belakang keperdataan sehingg tidak ada alasan bagi fihak manapun juga untuk membuka mempublikasikann data transaksi pada rekening komjen Susno Duadji. Kalaau selam ini ada fotocopy transaki yang berdar di masyarat dan di beberapa media itu adalah data yang tidak dapat di pertanggung jawakan keasliannya. Dan sudah jelas tujuannya untuk menghancurkan karakter Susno Duadji. Memang selama ini ada kesan Susno Duadji enggan menanggapi fotocopy transksi yang beredar dikarenakan kalau Susno Duadji ikut menanggapi sesuatu data yang tidak jelas sumbernya maka Susno Duadji sudah terlibat dilingkaran permainan mereka, sebenarnya disinilah diperlukan kedewasaan pers (SD)
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar
KAMI SEMUA ANGGOTA POLRI BER DOA SEMOGA BPK SENANTIASA DALAM PERLINDUNGAN ALLAH....
JANGAN TAKUT PAK SUSNO.... ANGGOTA BANYAK / MAYORITAS DIREPUBLIK INI BAHKAN MASYARAKAT MENDUKUNG MU.... JAYALAH PAK UNTUK JADI KAPOLRI ... KETUA KPK... BAHKAN PRESIDEN RI 2014... AMIIIIIIIIN