Dibaca: 1648 kali Ditulis oleh Rendy S. Ismail, SE, SH Sabtu, 19 Juni 2010 19:59
Assalamualaikum Wr.Wb
Terimakasih Jenderal Susno Duadji atas diterimanya Saya berkunjung dan bersilaturahim dengan Jenderal di ruang tahanan Mako Brimob – Kelapa Dua. Kesan yang saya tangkap dari dialog dan diskusi dengan jenderal semakin menambah besar rasa hormat, kagum dan bangga saya kepada jenderal.
Keyakinan saya benar, bahwa penangkapan dan penahanan Jenderal tidaklah seperti yang disangkakan, tapi karena rekayasa dan scenario yang bersifat politis. Karenanya Jenderal sejatinya ditangkap dan ditahan bukan karena Jenderal melakukan perbuatan melawan hukum, tetapi karena alasan-alasan dan pertimbangan politik kekuasaan.
Jenderal adalah “tahanan politik”, karena sepak terjang Jenderal terkait dengan komitmen dan konsistensi perjuangan Jenderal dalam membongkar kasus-kasus korupsi bisa masuk di area strategis lembaga-lembaga Negara, dan tentu jika didiamkan dan atau dibiarkan akan sangat membahayakan posisi para pemegang kekuasaan saat ini.
Sesungguhnya yang terlibat dalam persekongkolan penangkapan dan penahanan Jenderal, bukan semata oknum elit pimpinan Polri, tetapi juga mereka yang memiliki kekuasaan yang lebih besar dan lebih kuat.
Jenderal jangan surut dalam perjuangan menegakkan kebenaran hukum atas dasar keadilan sejati. Saya siap berada dalam garda terdepan membela kebenaran bersama dengan Jenderal.
Mereka dengan Kekuasaannya bisa dengan semena-mena memperlakukan Jenderal, tapi mereka tidak bisa membungkam dan menahan ruh dan spirit perjuangan Jenderal yang akan terus meresap dan membumi ke jantung kesadaran nuraniah anak negeri ini.
Jenderal, ijinkan kami untuk terus konsolidasi, merapatkan barisan, menggalang dan menyusun kekuatan massa rakyat. Kebenaran harus ditegakkan dan keadilan hukum harus diwujudkan, koruptor dan markus serta para antek2nya harus disukabumikan dari bumi pertiwi tercinta.
Sekali lagi terima kasih Jenderal, Allah SWT akan selalu melindungi dan member kekuatan kepada Jenderal.Wassalamualaikum Wr.Wb.
Hormat saya, Alfakir
Rendy S. Ismail, SE, SH
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar
Kalau Hukum akan membuat orang yang benar jera, Silahkan para pemeimpin dan para anggota DPRRI yang sangat terhormat untuk mengundang semua ahli Hukum dan alhi bahasa untuk merubah arti mengatakan bahwa hukum adalah panglima dalam penegakkan keadilan dinegeri ini,... :Pirate: :Pirate: