Selasa, 22 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

Presidenku Bikin Malu

Surat Pembaca

Bookmark and Share

Beberapa hari lalu beliau berkeluh kesah tentang ancaman yang diterimanya. Hati ini bingung, kenapa beliau curhat ke rakyatnya? Mantan Anggota TNI yang ditempa mental dan fisiknya, hanya karena ancaman semata lalu mengeluh? Pantaskah? Badan besar kok mental imut..

Ancaman menurut saya adalah wajar bagi seorang presiden. Itu memang resiko yang diemban jabatan tinggi. Toh, apalagi ada Paspampres, ada Polisi, ada pengawal, kenapa takut? memalukan, hanya dengan gertak sambal ocehan orang tak jelas bisa bikin presidenku ini kelabakan..

Sekarang, justru presidenku ini tak konsekuen. Kemarin baru saja curhat yang didengarkan oleh seluruh rakyatnya, sekarang ada seorang pencari keadilan yang ingin sekadar bertatap muka dan bercakap barang 5 menit untuk didengarkan keluh kesahnya atas ketidakadilan pengadil di negeri ini, hingga berjuang ratusan km untuk bertemu toh tak digubris juga. oh presidenku..

Memang pencari keadilan ini hanya seorang, tapi tahukah anda wahai presidenku, seorang ini adalah wakil rakyatmu yang juga tidak diadili secara adil oleh pengadilmu! Kau berdiri di sana atas suara kami, sekarang dengarkan suara kami!

Atau memang pantas sang pencari keadilan kini hanya berkeluh kesah dengan patung gorila. Besar, kuat, tak takut akan ancaman, dan selalu

Sumber: Kompasiana


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
+7 #1 Presidenku bikin maluDandy 09-08-2010, 12:36
Memang benar kata Taufik Kemas.... JENDRAL KOK KAYAK ANAK TK.............
Balas tanggapan
 
 
+5 #2 pesimis 09-08-2010, 13:46
Rasanya udah bosen ngebahas yang satu ini,yg penting salahnya dulu pada milih tanpa pikir panjang sekarang begini akibatnya....tapi yang tidak milih dia kok juga jadi ikut susah.....hhh kurindukan pemimpin negara yang mencintai rakyat (secara nyata) bukan dengan pandai mengolah kata dan citra belaka
Balas tanggapan
 
 
+5 #3 Agus Arief Faisal 09-08-2010, 15:04
Salah sendiri rakyat kok mau milih orng liat postur bndan ama gantengnya aja.....nah skg bru terasa klu pilihannya itu tidak bisa kasih apa2....
Balas tanggapan
 
 
0 #4 donto 09-08-2010, 16:14
Trus kenapa mesti di omongin terbuka seeh pak, maksudnya opo?
Balas tanggapan
 
 
+2 #5 rakyat demokratisorang bijak bertanya 09-08-2010, 17:22
Apakah semua ini belum cukup untuk menyadarkan kita wahai rakyat yang bijaksana ... Aku rasa inilah hasilnya jika suara kita di hargai dengan rupiah .... Menyesalkah kita ? budaya politik ini juga karena tuntutan kita yg hanya memilih wakil yg memberi sesuatu ... hingga untuk jadi wakil saja harus keluar biaya yg banyak ... lalu mereka semua menjual keadilan dan kebenaran dgn uang ,,, marahkah kita ? Wahai rakyatku yg bijaksana ..... berhentilah , tinggalkan budaya money politik ... yg akhirnya sudah pasti menindas rakyat yg tidak punya ..... Untuk selanjutnya kenal dan pilihlah wakil yg berjalan di atas kebenaran dan kejujuran ... insya Allah negara kita akan berubah lebih baik .. Amin .
Balas tanggapan
 
 
+3 #6 AAK NAKAL 09-08-2010, 17:58
kwkwkw,,,emang susah klo di pimpin banci :o :o :o
Balas tanggapan
 
 
+1 #7 badan gede- mental temperah mudeng 09-08-2010, 18:11
itulah pilihan kalian...konsekwensinya..?? LANJUTKAN???
Balas tanggapan
 
 
+5 #8 junaidi nasution 09-08-2010, 19:36
itulah..kenapa marah klo di identikan dgn kerbau 'SiBuYa', krn memang gemuk dan lamban. masih lebih berguna kerbau beneran..jelas hasil kerjanya.
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 52 tamu online
Mobile