Selasa, 22 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

Hilangnya Rasa Kepercayaan Rakyat Kepada sang Pemimpin

Surat Pembaca

Bookmark and Share

Kekecewaan rakyat sudah mulai terlihat, apalagi mereka mendengar janji-janji yang diucapkan oleh paran pemegang kekuasaan sebelum mereka memangku jabatan kepemimpinan. Rakyat merasa dibohongi dengan adanya janji-janji yang pernah diutarakannya. Rasa kecewa ini bisa dimaklumi, karena setelah merasa memangku jabatan kekuasaannya, mereka tidak lagi bisa memenuhi janji yang pernah terucap sebelumnya karena berbagai macam alasan.

Kepercayaan adalah merupakan suatu kebutuhan hidup dalam kehidupan bersama di masyarakat, karena itu perlu adanya sikap saling percaya bila kita ingin menjalin hubungan baik dengan siapa saja. Ketidakpercayaan akan membuat kita mempunyai rasa keterbatasan dalam menjalankan kehidupan dalam bermasyarakat.

Untuk memberikan rasa kepercayaan itu kepada orang lain, termasuk teman dekat ataupun mitra kerja, tentunya harus kita gunakan segala daya nalar atau pola berpikir yang logis, tidak asal ambil suatu keputusan, tidak sembarangan asal percaya kepada orang lain, apa lagi orang tersebut baru dikenal.

Seperti yang kita ketahui, sekarang ini kita hidup dinegara yang demokratis dimana kepemimpinan seseorang itu muncul atas kehendak rakyat dan rakyat sendirilah yang menentukan figur pemimpinnya. Walaupun itu sebenarnya hanya masih sebatas teoritis, tetapi dalam praktek dilapangan rakyatlah yang tetap paling dominan dalam menuntut segala hak & kewajibannya agar sang pemimpin sendiri lebih bisa memfokuskan dan memperhatikan segala aspirasi hati nuraninya, sehingga dalam menjalankan pemerintahannya tidak melenceng apa  yang diamanatkan rakyat.

Seseorang bisa saja naik sebagai pemimpin adalah karena mendapatkan kepercayaan atau mandat dari rakyat, dan tidak sedikit pula dari mereka ini menggunakan segala fasilitas yang disediakan atau diberikan oleh rakyat dan termasuk juga uang yang berasal dari uang rakyat pula.Rasa saling percaya antara rakyat dengan pemimpin sebaiknya perlu dijaga dengan baik, sehingga akan tercipta kondisi lingkungan yang damai dan kondusif serta stabil, sehingga bisa menjalankan tugas kepemimpinannya dengan baik pula.

Perlu Adanya Saling Pengertian.

Sebagai seorang pemimpin, baik itu pejabat negara, menteri, gubernur, bupati / walikota dan para pemimpin lainnya, mereka itu perlu membangun hubungan saling pengertian yang lebih harmonis serta menciptakan adanya suatu kerja sama dan saling mempercayai antara pemimpin dengan rakyatnya.

Salah satu yang diharapkan muncul dari seorang pemimpin adalah mampu memberikan kesempatan kepada rakyat untuk berbicara secara fair (Terbuka) tanpa paksaan maupun intimidasi dan berani melaporkan keadaan yang sesungguhnya terjadi dimasyarakat, mulai dari kenaikan tarif TDL, Permasalahan Tabung Gas Elpiji, Kenaikan barang barang kebutuhan pokok, Anggaran biaya sekolah yang disalurkan berupa BOS sering diselewengkan, termasuk masalah diskriminasi dibidang hukum, Apakah Hukum sudah sesuai yang diharapkan Rakyat. Hukum pun masih sering dominan yang punya uang yang bisa memenangkan kasusnya.

Hanya itulah yang mejadi sorotan sang Pemimpin harus bisa mendengar keluhan yang disampaikan dengan jujur dan tanpa rasa malu serta tidak akan mempermalukan rakyatnya sendiri.
Bila rakyat sudah mulai mengeluh, sebagai pimpinan yang baik, mereka harus mampu mendiagnosa secara tepat dan bisa memberikan solusi terbaik untuk mengatasinya.

Dalam hal ini melihat sisi hubungan pemerintah dengan rakyat semestinya dari dua arah, Ketika ada komunikasi antar keduanya tidak terjalin, maka lahir kebijakan - kebijakan yang tidak dibutuhkan rakyat atau kebijakan yang mau tidak mau dipaksakan kepada rakyat, yang akhirnya nanti rakyat sendiri yang akan menilai semua kebijakan pemerintah, apakah berguna dan bermanfaat atau malah tidak berguna dan memberatkan beban rakyat serta memperparah kondisi rakyat.

Salam Kebenaran.


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
0 #1 pesimis 10-08-2010, 15:29
Sebenarnya lagu lama mas.....sesungguhnya yang tidak beres itu mungkin rakyat Indonesia, tidak mau berpikir, gampang ditipu dan dibohongi, tidak menyimak sepak terjang para penyelenggara negeri ini dengan baik, tidak mau repot menyuarakan kebenaran, gampang diadu domba, tidak takut mengambil yg bukan haknya, rakus....ah mana pelajaran kewarganeraan dulu yg katanya bangsa ini bangsa yang bermartabat, juga pemuka agama kenapa gagal mengawal warga negara untuk menjadi orang yg bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Akhrinya cuma bisa mengajarkan kebaikan itu pada keluargaku dan lingkungan kecil di sekitarku.
Balas tanggapan
 
 
0 #2 SBY wana5821 11-08-2010, 00:30
SATU YANG PALING AKU SYUKURI DALAM HIDUPKU SEKARANG AKU TIDAK MENYESAL TIDAK MEMILIH SBY...THANKS GOD, SUARA RAKYAT SUARA TUHAN
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 48 tamu online
Mobile