Selasa, 22 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

TERKAIT REKENING KOMJEN SUSNO DUADJI (SD)

Siaran Pers

Bookmark and Share

Berita majalah TEMPO edisi 28 Juni-4 Juli 2010 pada halaman 32 dengan judul REKENING PARA JENDERAL, terdapat nama Komjen Susno duadji (SD) Mantan Kabareskrim, maka perlu kami jelaskan sbb :

1.     Transaksi tersebut sudah diklarifikasi kepada KAPOLRI dan kepada PPATK saat SD masih menjabat sebagai Kabareskrim pada bulan Juli 2009, sebelum terjadi pemberitaaan (setahun yang lalu)

2.     Transaksi tersebut terkait hubungan keperdataan jual beli tanah dan bangunan milik anak SD serta pembayaran hutang.

3.       Bukti transaksi lengkap dengan kwitansi dan akte notaris untuk jual beli.

4.       Sudah dijelaskan kepada publik melalui  media masa cetak, online, dan elektronik beberapa kali.

5.       Sudah juga dilakukan klarifikasi atau penjelaskan langsung Kepala PPAK Pak Yunus Husien, sbb : "Bahwa berdasarkan fakta yang diungkap oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)—melalui siaran pers Ketua PPATK, Yunus Husein pada Rabu (14 April 2010) dan dimuat media massa cetak pada Kamis (15 April 2010)—berkaitan dengan permintaan Mabes Polri untuk memeriksa rekening Komjen Susno Duadji disimpulkan TIDAK ADA PENYIMPANGAN dan PPATK menilainya rekening Komjen Susno Duadji MASIH DALAM KEWAJARAN. (Republika, halaman 1, Kamis 15 April 2010)".

6.       SD adalah mantan Wakil Kepa PPAT tahun 2004 s/d 2007 instansi yang bertanggung jawab menganilisis transaksi keuangan yang mencurigakan dan melacak aset. Aneh kalau SD menggunakan rekningnya untuk bertransaksi yang undelyingnya TINDAK PIDANA.

7.       Ada pihak tertentu yang ingin merusak karakter SD dengan selalu memunculkan informasi transaksi pada rekning SD dengan tujuan tertentu.

8.       SD setiap saat siap mempertanggung jawabkan secara hukum transaksi yang ada pada rekningnya.

Demikian Siaran Pers ini untuk menjadikan maklum kepada publik dan semua pihak

       Jakarta, 28 Juni 2010

      TIM PENGACARA SD

         

       DR. EFRAN HELMI YUNI, SH, MH


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
0 #1 Maju Terus Pantang MundurSofian 28-06-2010, 20:09
Aman, apapun yg terjadi kami rakyat indonesia pecinta kebenaran dan sangat membenci kemunafikan sangat percaya dan selalu mendukun Bapak Komjend Susno Duadji.
Balas tanggapan
 
 
+1 #2 NO muna 28-06-2010, 20:39
terlepas bnr tidaknya pa SD tp kami mendukung pa SD untuk membongkar carut marut dunia kepolisian, hidup pa SD
Balas tanggapan
 
 
0 #3 BIADABdaniel 28-06-2010, 20:40
SUNGGUH NEGARA BIADAB, SEENAK UDELNYA SAJA PARA ELIT POLRI BUAT REKAYASA KASUS KEPADA PAK SUSNO, INGAT DOA YANG TERANIAYA ADALAH MAKBUL DAN DI IJABAH OLEH ALLAH DAN TAK ADA PENGHALANG ATAU PEMBATAS, APALAGI SBY PRESIDENT YANG GAK TAU MALU..JANJIMU BOHONG, PENIPU HATI RAKYAT...JANGAN SAMPAI RAKYAT INDONESIA MENGELUARKAN SUMPAH SERAPAH KEPADA KALIAN....HARAM HUKYUMNYA NYOBLOS DEMOKRAT TAHUN 2014..
Balas tanggapan
 
 
+2 #4 rowvister 28-06-2010, 20:50
Saya benci koruptor yang penuh kemunafikan ,saya rindu kebenaran dan keadilan mekar dan berbunga di persada Republik Indonesia, kapan lagi kita punya orang sehebat SD , dia berani, konsisten pada prinsip nya ,jujur pada pendiriannya untuk bebaskan negeri ini dari kutu busuk korupsi yang sudah sangat bau kemana mana , mari kita dukung SUSNO DUADJI tuk wujudkan Kebenaran dan Keadilan.
Balas tanggapan
 
 
+2 #5 Semangat,,sasuke-kun 28-06-2010, 21:44
Para pendukung Pak Susno jangan menyerah,,
waktunya berjuang membebaskan Pak Susno,,
:evil:
Balas tanggapan
 
 
+1 #6 suharno 28-06-2010, 23:28
saya sangat yakin, pak SD bersih, yg menyebar isu negatif tentang pak SD adalah orang bayaran pemguasa n bhd CS
Balas tanggapan
 
 
+1 #7 Rully 29-06-2010, 01:49
Penahanan Komjen Susno Duadji oleh antek2 koruptor telah sukses menjegalbeliau menjadi kandidat ketua KPK .. Rencana selanjutnyamenjegal beliau untuk menjadi Kapolri .. :sad:

Dan kasus porno mereka gunakan untuk meredam gaung kasus2 yg telah ditiupkan beliau..

Sungguh pemimpin2 dinegeri ini adalah orang2 MUNAFIK & TIDAK AMANAH..!! Mudah2an Laknat & Adzab ALLAH segera datang khusus untuk KALIAN wahai MUNAFIKUN..!!! - Amien.
Balas tanggapan
 
 
0 #8 henryj 29-06-2010, 02:22
Benar itu pak SD, tak bapak bongkarpun masyarakat luas udah mengetahui lembaga Kepolisi adalah sarang Korupsi, contohnya aja, penerimaan calon polisi harus ada duit paling sedikit 200 juta, jadi polisi udah uang ngatur bukan lagi kebijaksanaan/kepintaran. Hapus Korupsi
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 47 tamu online
Mobile