Selasa, 22 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

Sudah 3 Bulan Susno Berhenti Menulis

Bookmark and Share

Sejak semakin santernya pemberitaan di media massa mulai dari isu cicak vs buaya hingga penggelapan pajak di Ditjen Pajak dengan tersangka Gayus Tambunan, mantan Kabareskrim Mabes Polri Konjen Pol Susno Duadji mengaku telah berhenti dari kebiasaan menulis sejak 3 bulan lalu.

"Saya sering nulis bahkan beberapa buku sudah ada yang beredar," katanya lembut di kediamannya, Puri Cinere, Depok, Sabtu 24/4/2010).

ia menambahkan dalam kegiatan menulisnya itu, ia sudah menghasilkan 9 buah buku diantara buku Tinjauan Seperempat Abad KUHP dan buku tentang Money Loundring. Buku tersebut, akunya, merupakan karyanya yang saat itu masih menjabat di Kapolda Jawa Barat dan saat ia aktif di PPATK.

"Tulisan saya sudah jadi 9 buku. Buku yang terakhir itu Tinjauan Seperempat Abad KUHP itu waktu saya di Kapolda dan Money loundring waktu di PPATK kalau ndak salah,"imbuhnya.

Namun saat ini ia mengaku sudah tidak menulis lagi, selain diakibatkan oleh permasalahan yang sedang dihadapi, faktor kesehatan yang ia derita merupakan alasan kenapa ia berhenti menulis.

" Mata saya sakit. Kalau adek perhatikan sipit kan. Makanya saya mau berobat," jelasnya.


Sumber: Tribunenews.com


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
0 #1 pendukungsofyan ismail 08-05-2010, 23:44
Bapak, mata Bapak memang sakit, tapi mata hati Bapak sangat sehat untuk melihat kebenaran.....
Bravo Pak Susno
Balas tanggapan
 
 
0 #2 John Demers 01-06-2010, 15:27
Way to go pak Susno..

You are amazing and keep writing if you will. Indonesia should be proud to have person like you.
Balas tanggapan
 
 
0 #3 100% dukunganbagussetyawan 10-07-2010, 12:10
Selamat siang pak Susno, walau sudah sekian lama tak menulis artikel tapi saya tetap setia menanti curahan dan langkah yang akan diambil...insyallah kesembuhan akan datang dan kezaliman dapat dituntaskan. jangan berhenti melangkah pak Susno.Niat baikmu akan terus dikenang oleh rakyat.
Balas tanggapan
 
 
0 #4 salamyal robiasnyah 04-08-2010, 23:29
kecenderungan org yg diterali besi adalah menghasilkan karya besar,,,,semoga jenderal meniru para pembesar2 yg menghasilkan karya besar,,,liat lah Buya Hamka, Hasan albana, LANJUTKAN KARYA2 MU JENDERAL...KARYA TULISAN AKAN LEBIH AWET/ABADI DIBANDINGKAN DENGAN UNGKAPAN2 LISAN.
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

Mobile