susnoduadji.com - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

TP Sriwijaya Jual Sembako Murah bagi Warga Pasar Rebo

TENAGA Pembangunan (TP) Sriwijaya, yang merupakan wadah paguyuban warga Sumatra Selatan, menggelar bakti sosial berupa penjualan paket sembako murah bagi warga tidak mampu.

Organisasi yang dipimpin mantan Kabareskrim Polri Komjen Purn Susno Duadji itu berbagi paket sembako itu ke ratusan warga di Jalan Gotong-Royong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, dalam rangka menyucikan bulan Ramadan tahun ini, pada Rabu (29/6).

Susno hadir langsung didampingi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait. Bakti sosial yang digelar TP Sriwijaya itu memang menyasar warga kurang mampu di wilayah sekitar Kantor Komnas PA. Mulai dari janda miskin, lansia, dan anak berkebutuhan khusus.

Paket sembako yang dijual berisi minyak goreng, beras, gula, mi instant dan bumbu dapur, seharga Rp20.000 dari harga sebenarnya sekitar Rp70.000.

Dalam kesempatan itu, Susno menjelaskan bakti sosial melalui organisasi yang dipimpinnya saat ini guna meringankan beban warga di saat Ramadan dan menjelang Lebaran di saat semua harga kebutuhan pokok melonjak tinggi.

Read more:

Susno Duadji Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak Pembangunan Desa

PALEMBANGkini.co.id – Susno Duadji sudah diketahui banyak berkecimpung di dunia ekonomi rakyat selepas pension dari kepolisian. Mantan Kabareskrim Polri itu pun banyak diketahui serig berkebun dan berladang di lahan warisan orangtuanya.

Dia pun banyak angkat suara terkait keresahan para petani di daerah-daerah di Indonesia. Tak jarang pula, secara tak sadar dirinya ikut berperan member informasi penting terkait perkembangan para petani dalam negeri.

Atas hal itu pula pada Minggu (26/06/2016) kemarin, Mantan Kapolda Jawa Barat itu mendapat penghargaan tak kalah prestisius. Yakni tokoh penggerak pembangunan pedesaan.

Adalah Pandu Tani Indonesia (Patani) yang menobatkannya menjadi tokoh itu. Melalui Pembina Pusat Patani DR Amir Sjamsudin SH MH yang juga mantan Menkum HAM, Susno mendapat piagam, medali dan surat keputusan penghargaan tersebut.

Amir Sjamsudin pun mengakui banyak memetik informasi yang didapat dari laman fesbuk Susno tentang anjloknya harga karet yang menyengsarakan kehidupan jutaan keluarga petani karet Indonesia.

Read more:

Penghargaan Bukan Tujuan

Palembang - Hari minggu tgl 26 Juni 2016 Pembina Pusat Pandu Tani Indonesia (Patani) DR. Amir Sjamsudin, SH, MH mantan Menkum HAM-RI menyerahkan piagam, mendali dan Surat Keputusan Penghargaan kepada saya, karena saya dinilai sebagai Tokoh Penggerak Pembangunan Pedesaan, bersama para penerima lenghargaan lain nya dalam sambutannya Pak Amir Sjamsudin banyak memetik informasi yang saya angkat pada laman Face Book saya tentang anjeloknya harga karet yang menyengsarakan kehidupan jutaan keluarga petani karet Indonesia dan lebih dari 530 ribu Kepala Keluarga Petani Karet di Sumatera Selatan, karena Sumsel adalah propinsi penghasil karet terbesar di Indonesia.

Patani adalah organisasi yang peduli kepada Petani, semoga kepedulian Patani selalu ditunjukan dengan wujud nyata tindakan di lapangan yang benar-benar dapat meringankan beban para letani karena anjelok nya berbagai harga komeditas pertanian.

Dalam diskusi dengan Pak Amir Sjamsudin dan Pk Ishak Miki Wakil Gubernur Sumsel di sela-sela acara pemberian Penghargaan saya sampaikan bahwa anjeloknya harga komeditas pertanian sudah menyentuh titik gawat darurat, khususnya harga karet yang sudah berada di bawah rp 5 ribu/ kg. Sehingga sudah saatnya pemerintah mengambil langkah nyata menyelamatkan petani karet dan menyelamatkan kebun karet rakyat dari kerusakan masal akibat pembiatan / tidak dirawat, atau jatuh ketangan kaum berduit karena dijual harga murah untuk mencukupi kenutuhan hidup sehari-hari.

Read more:

Bukan Untuk Popularitas [Belum Terpikir Nyalon Gubernur]

PALEMBANG – Meski akhir-akhir ini, namanya kembali popular di media sosial, namun mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri RI, Komjen Pol Drs Susno Duadji SH MSc, masih mengaku belum terpikir untuk maju sebagai calon Gubernur Sumsel. Padahal, pria kelahiran Pagaralam ini, sudah ramai dibicarakan akan ikut bertarung memperebutkan Sumsel 1.

“”Saya tidak pernah mengeluarkan kata-kata akan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub). Toh, mengabdi bagi rakyat tidak perlu jadi gubernur. Prinsip saya, pantang bagi seorang Muslim untuk meminta dipilih menjadi pemimpin, jabatan itu amanah,” tegas dia, saat berkunjung ke Kantor Palembang Pos, kemarin (23/6).

Bahkan, lanjut Ketua Umum Tenaga Penggerak Sriwijaya ini, jika ada sekelompok massa yang menawarkan diri untuk menjadi pendukungnya, ia akan berpikir dua kali. “Saya tanya ke mereka. Apa jaminan jika massa yang mereka bawa itu sudah pasti menginginkan saya? Sejauh ini saya belum berpikir sama sekali, walaupun sudah ada kelompok orang yang menyebut dirinya Barisan Relawan Susno Duaji dll,” ungkapnya.

Read more:

Susno Duadji ‘Tokoh Penggerak Pembangunan Pedesaan’

PALEMBANG – Bersamaan dengan Festival Panti Asuhan 2016, hari ini Minggu (26/6) bertempat di Palembanh Indah Mall, Susno Duadji bersama 14 Tokoh lainnya, menerima penghargaan dalam kategori penggerak pembangunan pedesaan yang langsung diserahkan oleh Ishak Mekki Wakil Gubenur Sumatera Selatan.

“Kita yakin hari ini Susno duadji selaku Ketua Umum TP Sriwijaya agak sedikit lega karena apa yang disuarakannya lewat media sosial tentang problem yang dirasakan para petani karet saat ini sehubungan dengan merosotnya harga karet mendapat respon dari elit Politik dan tokoh pusat” ujar Advokat DR Amir Sjamsudin SH, MH, mengawali pidatonya

Amir Sjamsudin selaku Pembina Patani Pusat dalam pidatonya menyebut secara khusus bahwa Susno duadji sejalan dengan perjuangan Petani karena sangat peduli dengan bidang pertanian dalam hal ini antara lain masalah karet yang menjadi mata pencaharian mayoritas petani di Sumatera Selatan.

Susno dengan piranti elektronik yaitu media sosial menyoroti per-karetan dengan data yang lengkap dan akurat dan mengangkat persoalan karet Nasional dan internasional, demikan antara lain kata sambutan Amir Sjamsudin.

Read more:

Susno Duadji “Karet Mengkret” Banjir ‘Like’tebilitas Dari Netizen

PALEMBANG – Fenomena karet sungguh menarik, mengamati topik pada medsos / halaman Fanpage yang diunggah oleh Ketua Umum TP Sriwijaya , Susno duadji dengan judul “Karet Mengkret” ternyata mendapat tanggapan luas dari berbagai lapisan masyarkat.

Apa yang diposting oheh Susno pada hari senin tanggal 20 Juni 2016 jam 05:19 ternyata sampai hari Selasa tanggal 21 Juni 2016 Jam 22.55 pada halaman fanpage Susno Duadji pada posisi ; 93,601 people reached, dishare 537 kali, coment 323 dan mendapat 46,301 likes.

Belum terbilang respond pada FB Susno Duadji, FB Susno Duadji Kedua, FB Susno Duadji Ketiga.

Posting tersebut diaambut oleh beberapa media dengan beragam judul berita, namun intinya adalah derita petani karet akibat anjeloknya harga karet

Dengan berbagai tanggapan yang antara lain keputusasaan terhadap anjeloknya harga karet, kekecewaan pada pemerintah, pujian dan harapan yang diberikan kepada Susno Duadji untuk membantu mensongkrak harga karet, semua coment sependapat bahwa apa yang diposting oleh Susno duadji pada halaman Fanpage maupun FB yang mengangkat thema dan judul yang sama; “karet mengkret” adalah benar adanya.

Read more:

You are here: Home