Dibaca: 138 kali Ditulis oleh Hindra Liu | Heru Margianto Senin, 20 Februari 2012 10:40

JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan hadir dalam Pertemuan Silaturahim Pimpinan Lembaga Negara yang digelar di Kompleks Parlemen, Senin (20/2/2012) pukul 10.00. Selain Presiden, turut hadir pada pertemuan tersebut, di antaranya, Wakil Presiden Boediono, Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua BPK Hadi Poernomo, dan Ketua Komisi Yudisial Eman Suparman.
Pertemuan ini merupakan kali ketujuh sejak Yudhoyono menjabat untuk periode kedua. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, ketika dihubungi Kompas.com, mengatakan, pada pertemuan kali ini, Presiden, Wapres, dan pimpinan lembaga negara akan membahas masalah-masalah kebangsaan.
”Kami akan membahas berbagai masalah yang mendera bangsa, termasuk di bidang politik, hukum, gesekan-gesekan sosial di masyarakat, dan lainnya,” kata Priyo.
Ia menegaskan, Presiden, Wapres, serta jajaran pimpinan lembaga negara tidak akan membahas kasus per kasus, seperti kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games 2011 dan penuntasan skandal Bank Century.
Sebelumnya
Sebelumnya, pada pertemuan Agustus 2011 lalu, Presiden, Wapres, dan pimpinan lembaga negara sepakat untuk menjadikan penegakan hukum dan keadilan sebagai program prioritas pemerintah. Hal ini termasuk upaya membangun sistem pemerintah yang bersih, pemberantasan korupsi, dan membangun tata kelola pemerintahan yang baik.
”Kami bersepakat, penegakan hukum dan keadilan harus menjadi prioritas dan agenda utama. Selain itu, juga dibahas perlunya terus dilakukan reformasi di bidang hukum demi keadilan bagi rakyat kita,” kata Presiden seusai pertemuan.
Dalam pertemuan sekitar tiga jam itu, para pimpinan lembaga negara berdiskusi dan mengevaluasi capaian pembangunan selama mereka menjabat. Evaluasi itu menyangkut tiga hal, yakni upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat; upaya mewujudkan kehidupan demokrasi yang stabil, bermartabat, dan makin berkualitas; dan penegakan hukum yang berkeadilan.
”Kami mencatat sejumlah hasil dan capaian, tetapi di sisi lain juga masih ada sejumlah permasalahan dan tantangan bangsa,” kata Presiden.
Sumber : kompas.com
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."