Dibaca: 438 kali Ditulis oleh Rita Ayuningtyas Rabu, 26 Oktober 2011 14:59
JAKARTA-- Polisi di Papua dilarang sendirian? Ya, banyaknya kasus penembakan anggota kepolisian di Papua akhir-akhir ini membuat Polri mengeluarkan perintah tersebut. Apalagi, kawanan tersebut melakukan aksinya pada anggota yang berada dalam kelompok yang berjumlah minoritas.
"Nah, sekarang kita imbau kepada anggota kita, khusus di Puncak Jaya, bahwa mereka tidak diperkenankan berada dalam jumlah minoritas, minimal lima orang," ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/10).
Menurut dia, saat ini polisi masih memberlakukan siaga satu di wilayah Puncak Jaya. Sementara di daerah lain, seperti Timika, masih waspada.
"Memang di Puncak Jaya kita lakukan siaga satu, sedangkan yang lainnya waspada agak menurun sedikit, tapi tetap kita siap siaga kalau ada apa-apa," jelasnya.
Sumber:mediaindonesia.com
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."