Dibaca: 396 kali Ditulis oleh Icha Rastika | Heru Margianto Senin, 30 Januari 2012 10:02
JAKARTA - Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, I Wayan Koster, membantah terima uang miliaran rupiah dari Permai Grup, perusahaan milik Muhammad Nazaruddin. Koster mengatakan, stafnya tidak pernah menerima uang dalam kardus yang diantarkan dua kali ke ruangan Koster di gedung DPR sekitar Mei 2010.
"Sudah saya tanyakan ke staf saya , bahwa staf saya tidak pernah terima titipan apapun dari Luthfi untuk saya," kata Koster melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (30/1/2012).
Adanya penyerahan uang ke Koster ini terungkap dari kesaksian Luthfi Ardiansyah, sopir Yulianis, Wakil Direktur Keuangan Permai Grup. Dalam sidang kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin, 27 Januari lalu, Luthfi mengaku dua kali mengantarkan uang ke ruangan Koster dalam hari yang sama.
Pada 5 Mei 2010 pagi, kata Luthfi, dia diminta Yulianis mengantarkan uang yang dibungkus dengan kardus printer ke DPR. Menurut instruksi Mindo Rosalina Manulang, katanya, uang tersebut harus diantar ke ruangan Wayan Koster di lantai enam gedung DPR. Uang dalam kardus printer itu kemudian diterima seorang staf Koster. "Ada tanda terimanya," kata Luthfi.
Sore harinya, Luthfi diminta kembali ke DPR dengan mengantar uang senilai Rp 3 miliar yang dibungkus dalam kardus rokok Gudang Garam. Sampai di basement gedung DPR, kata Luthfi, dia dijemput seseorang dan diantarkan ke ruangan Koster.
Luthfi juga mengaku sempat berpapasan dengan anggota Banggar lainnya, Angelina Sondakh, saat akan meninggalkan ruangan Koster sore itu. Sementara, Koster mengatakan, staf-nya tidak mengenal Luthfi dan tidak pernah menandatangani surat tanda terima apapun.
Adanya aliran dana Permai Grup ke DPR bukan hanya diungkapkan Luthfi. Sebelunya, Mindo Rosalina Manulang, Yulianis, Oktarina Furi mengungkapkan hal yang sama. Ketiga mantan anak buah Nazaruddin itu membenarkan adanya aliran dana Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar untuk Angelina Sondakh dan Wayan Koster. Uang tersebut, kata mereka, untuk menggiring proyek wisma atlet SEA Games
Sumber : kompas.com
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar