Senin, 21 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

Kompol Iwan Ditahan, Buyung Prihatin

Berita - Berita

Bookmark and Share

JAKARTA - Ulah Gayus Tambunan yang keluar dari tahanan memakan korban, yaitu pencopotan Komisaris Iwan S dari jabatan Kepala Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Pengacara Gayus, Adnan Buyung Nasution, pun mengaku turut prihatin dengan nasib Iwan. "Saya sangat prihatin dengan nasib dia. Dia orang baik, sih. Iwan itu setahu saya orang baik, penuh disiplin, pengertian, menjaga aturan," ujar Buyung kepada wartawan sebelum sidang Gayus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2010).

Adnan mengaku belum bertemu langsung dengan Iwan. Namun, ia meminta kepolisian tidak menjadikan Iwan kambing hitam dengan keluarnya Gayus dari tahanan. "Saya tidak ingin dia dikorbankan dalam kasus ini. Mudah-mudahan tidak terjatuh kariernya karena belum tentu dia bersalah," imbuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Polri sudah menetapkan bahwa sembilan anggotanya bersalah. "Dari sembilan anggota, satu orang Kompol IW, yang lainnya bintara. Mereka semua terbukti melanggar disiplin dan kode etik," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Iskandar Hasan, pagi tadi.


Sembilan anggota Polri tersebut antara lain Briptu BH, Briptu DA, Briptu AD, Bripda ES, Bripda JP, Bripda S, dan Bripda B, termasuk Kepala Rutan Mako Brimob. Karena terbukti melanggar disiplin dan kode etik, sembilan polisi itu dijatuhi sanksi berupa penurunan pangkat, penundaan gaji, dan penahanan maksimal 21 hari. Mereka juga telah ditarik dari Rutan Mako Brimob dan ditahan di Bareskrim Polri.


Sumber: Kompas.com



Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
0 #1 RE: Kompol Iwan Ditahan, Buyung Prihatinanti polisi 12-11-2010, 13:14
bung Adnan lupa...POLISI itu mata duitan.ngak yg tugas dijalan ..ngak yg di kantoran sama aja..sial betul nasib negara indonesia punya polisi bejad dan bobrok.
Balas tanggapan
 
 
0 #2 RE: Kompol Iwan Ditahan, Buyung Prihatineffirman azizy 14-11-2010, 15:10
kalau dipikir pikir banyak benarnya , tapi nggak semua ada sedikiiiiiiiit sekali yang baik. Saya sering menemukan polisi puasa senin kemis , sehari puasa sehari tidak , sholat sangat baik. Kalau dijalanan kita salah suka dinasehati maaf bapak , mau kemana ? tidak boleh langsung ya , silahkan mundur . waduh damai sekali punya polisi yang sedikit...., tapi sngat sebal dengan kalau "salah" melanggar lampu lalu lintas padahal masih masih kuning..., ya sudah "digelitik" maksudnya damai uang receh 10 atau dua puluh ribu boleh tapi ngasihnya dilipat. saat mengambil surat2 ditangannya.
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 85 tamu online
Mobile