Dibaca: 755 kali Ditulis oleh Ayu Fitriana Minggu, 15 Agustus 2010 17:23
Jakarta - Misteri keberadaan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memasuki hari ketiga. Sumber di lingkungan Mabes Polri memberikan informasi simpang siur. Menurut Kabid Penum Polri Kombes Pol Marwoto, informasi dari Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang-lah yang valid.
"Informasi yang resmi itu kan dari Kadiv Humas Mabes Polri, itu Pak Edward Aritonang. Informasi selain itu tidak bisa dipercaya," kata Marwoto saat berbincang dengan detikcom, Minggu (15/8/2010).
Marwoto menegaskan, informasi yang menyatakan BHD sakit tidak bisa dipercaya begitu saja, kecuali bila hal tersebut dinyatakan langsung oleh pihak keluarga.
"Itu yang menyatakan kan bukan keluarga, bukan juga ajudan, hanya penasihat saja. Belum tentu benar itu," ujar dia. Marwoto merujuk pada statemen penasihat Kapolri, Prof Kastorius Sinaga, yang menyatakan Kapolri sedang tidak enak badan dan tengah beristirahat dirumahnya.
Marwoto membenarkan adanya undangan dari Istana kepada BHD pada hari Jumat (13/8), namun Kapolri tidak menghadiri undangan tersebut. Hal ini juga diamini oleh beberapa menteri yang hadir di Istana pada hari itu. "Kapolri ada tugas lain," ujar Marwoto. Ditanya apakah tugas lain itu, Marwoto mengaku tidak tahu.
Pada hari Jumat, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menyatakan Kapolri dan Wakapolri sedang dinas di luar. Sementara Wakadiv Humas Mabes Polri Kombes I Ketut Untung Yoga Ana menyatakan Kapolri mendadak dipanggil Presiden SBY sehingga tidak bisa memimpin serah terima jabatan 5 perwira tinggi di ruang Rupatama Mabes Polri.
Penasihat Kapolri,Kastorius Sinaga, juga ambil suara dengan mengatakan Kapolri dalam keadaan sakit di rumahnya. Namun hal ini juga dibantah oleh Kadiv Humas Mabes Polri Edward Aritonang. Informasi yang bertolak belakang ini melahirkan aneka spekulasi.(ayu/nrl)
Sumber: Detik News
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar