Senin, 21 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

Isu Pimpinan Komisi III Akan Bertemu Susno di Singapura Tak Kuat

Berita - Berita

Bookmark and Share

Jakarta - Isu yang dihembuskan politisi Hanura Syarifudin Suding soal adanya rencana salah seorang pimpinan Komisi III DPR untuk menemui Susno Duadji mentah. Semua pimpinan fraksi membantah tudingan Syarifudin itu, termasuk Ketua Komisi III Benny K Harman.

"Supaya jelas dalam ralat ini saya katakan, saya tidak pernah bertransaksi dengan Susno Duadji apalagi untuk membentuk skenario seperti yang disebutkan," kata Benny dalam klarifikasinya dalam rapat dengar pendapat dengan Polri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/4/2010).

Benny menegaskan, saat penangkapan Susno terjadi, dirinya berada di Indonesia. Bahkan dia memberikan komentar di salah satu TV swasta.

"Kalau mau bukti saya bisa menyediakan paspor saya untuk diperiksa. Cek manifes kalau dibutuhkan. Saya bisa sediakan besok pagi," tegasnya.


Pendapat Benny pun dikuatkan politisi Golkar Nudirman Munir. Dia siap bersaksi kalau Benny tidak berada di Singapura untuk menemui Susno.


"Saya siap menjadi saksi hidup. Pak Benny sedang bersama saya, sedang memberikan komentar di TVOne. Jadi tidak ke Singapura," tutupnya.


Dalam kesempatan itu Syarifudin Suding yang pertama kali mengembuskan isu itu mengelak. Dia beralasan tidka pernah menyebut nama Benny.


"Saya hanya meminta klarifikasi Kapolri, apakah Kapolri sudah mengendus adanya anggota Komisi III yang bertemu dengan Sjahril Djohan di Singapura," kata Syarifudin.


Isu soal adanya skenario pertemuan itu dimuncukan Syarifudin Suding. Dia menuding adanya anggota Komisi III yang hendak menemui Susno di Singapura. Isu soal ini sempat panas, bahkan sempat dilakukan pertemuan di ruang pimpinan Komisi III. Hingga kemudian terjawab sudah, isu ini hanya isapan jempol.

(ndr/asy)

Sumber : Detik News


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
0 #1 Mahasiswa Sirajudin 27-04-2010, 02:22
Smua yg terkait kembali kpd keyakinan masing2,,, klu perlu Sumpah, Sumpah Keyakinan/ keimanan smpi ke anak cucu.
yg benar2,, yg slh ttp slh.
Balas tanggapan
 
 
0 #2 david 27-04-2010, 23:46
Terlalu banyak Politisi Busuk dan Tikus2 Politik yg sifatnya memperkeruh keadaan untuk menonjolkan diri tapi mengatasnamakan rakyat.
Balas tanggapan
 
 
0 #3 Berkata Jujur Sebelum Ajal MenjemputBangbang Satriadi 28-04-2010, 00:08
Saya hanya bisa menyarankan kepada siapapun untuk ber kata JUJUR[/b, anda-anda yang berbohong pasti takut dengan hukum dunia, mungkin karena akan malu, mungkin harta rampokannya akan di ambil kembali oleh Negara, mungkin takut JABATANnya hilang. Tapi sepertinya anda-anda itu tidak takut dengan hukum TUHAN, setelah anda-anda mati pasti TUHAN akan meminta pertanggungan jawabnya. Kepada siapa-siapa yang tidak takut dengan hukum TUHAN, maka saya kira orang-orang itu tidak lebih atau lebih hina daripada BINATANG dan mungkin tidak beragama, ingattttttttttt tt....hukum akhirat siap menyambut anda-anda. Sebelum anda-anda mati, bertaubatlah hay para BINATANG
Balas tanggapan
 
 
0 #4 Reza Abidin 28-04-2010, 09:38
Syarifudin Suding mau cari sensasi, lebih baik tutup mulut. Banyak mulut malah kelihatan bodoh nya.
Balas tanggapan
 
 
0 #5 kejujuran dan anak keciljohn manemi 28-04-2010, 11:47
Mungkin Bapak-Bapak harus belajar sama anak kecil yang selalu berkata jujur, ketika mereka DITANYA BENAR MAKA MEREKA BERKATA YA, DAN TIDAK KETIKA tidak benar...dan kejujuran itu sangat mahal untuk sebuah KEMUNAFIKAN, dan tak lama lagi Negara ini akan hancur...karena para KAUM BEDEBAH
Balas tanggapan
 
 
0 #6 herybertus Darung 28-04-2010, 19:43
Selesaikan masalah Yang ada,jangan memanfaat kesempatan dalam kesempitan
Balas tanggapan
 
 
0 #7 Guest 28-04-2010, 22:24
kita sangsi kenapadewan selalu mengatasnamakan rakyat.....rakyat mana ........rakyat yang mana.???????????????????????rakyat perut iya kali yaaaaaaa...tolong jgn mengtasnamakan rakyat ...
Balas tanggapan
 
 
0 #8 Guest 28-04-2010, 22:27
sebaiknya dpr membahas bagaimana menaikkan tarif listrik buat yang pakai listrik gede ....baru kami rakyat mendukung.dan pajak untuk mobil mewah 1000 persen.kenapa kami yang jelata ini menanggung gaya hidup orang kaya yang semena mena
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 89 tamu online
Mobile