Dibaca: 908 kali Ditulis oleh Widya Victoria Sabtu, 04 September 2010 14:16
Kedaulatan dan kebanggaan sebagai bangsa tidak layak dipertimbangkan dari segi ekonomi. Itulah pesan yang secara tidak langsung disampaikan Ketua Umum Partai Hanura Jenderal (purn) Wiranto untuk juniornya, Presiden SBY.
Pesan itu disampaikan Wiranto saat berbuka puasa bersama pentolan partai yang didirikan dan dipimpinnya di Kantor DPP Partai Hanura, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat malam (3/9).
Mantan Panglima ABRI dan mantan Menteri Pertahanan itu mengatakan dirinya tidak bermaksud mengajari pemerintah, apalagi menyalahkan.
Wiranto mencontohkan peristiwa Bandung Lautan Api dan Pertempuran Surabaya di era revolusi 65 tahun silam. Kalau pemimpin republik ketika itu memperhitungkan untung dan rugi secara finansial, maka kedua peristiwa bersejarah yang menjadi tonggak penting perjuangan mempertahankan kedaulatan Indonesia itu tidak akan pernah dikenal.
Wiranto juga mengatakan bahwa menurut partainya, seyogyanya pemerintah Indonesia dapat bersikap lebih keras lagi.
“Sikap keras ini tidak begitu saja kita lakukan tanpa perhitungan dan berdasar emosi semata. Tapi berdasarkan pertimbangan dimana kedaulatan nasional harus dijaga. Kan telah ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 bahwa pemerintah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” demikian Wiranto. [guh]
Sumber: RMOL.
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."
Komentar
harga diri adlh segala galanya...!!!!!!!!!!!!!
Coba kalau presiden SBY bilang dalam pidatonya tgl 16 Agustus 2010:
"Menyikapi tindakan polis diraja Malaysia yg menangkap dan menahan petugas kita, maka saya mengecam dan menyesalkan tindakan polis diraja M'sia tersebut... Saya perintahkan kepada Menlu dan Melkohukkam untuk berkoordinasi menyelesaikan ini secepatnya..".
Nah,..pasti demo anti Malaysia takkan berkembang spt sekarang, karena perasaan mrk telah terwakili oleh presiden mereka..
APA DENGAN PERANG HARGA DIRI BANGSA KITA BISA DIAKUI DUNIA, .....
OK HARGA DIRI KITA DIINJAK2 MALAYSIA TP KHAN MASIH ADA JALUR LAIN UNTUK PENYELESAIANNYA ...
PERCUMA DONG KITA PUNYA ANGGOTA DPR YG PINTER NGOMONG DAN BERDEBAT...
KASIHAN RAKYAT KECIL, ANAK2 KECIL, IBU2 DAN WANITA KALAU TERJADI PERANG....
COBA BUKJTIKAN MULUT RUHUT SITOMPUKL YG BESAR ITU NGOMONG BERDEBAT SM ORG MALAYSIA ITU AJA CUKUP... OK
INDONESIA MEMBUTUHKAN PEMIMPIN YNG TEGAS.!
NKRI HARGA MATI.
NKRI HARGA MATI