Dibaca: 854 kali Ditulis oleh AGUS ZULHAMIDI Minggu, 02 Mei 2010 21:54
MEDAN – Terungkapnya praktek mekelar kasus yang terjadi di tubuh kepolisian dan melibatkan beberapa institusi pemerintahan, yang diungkapkan oleh mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji, merupakan upaya pengalihan kasus dana talangan Bank Century, tidaklah benar.
“Tidak ada pengaruhnya Susno mengungkap markus dengan pengalihan kasus Century,” kata analis politik dari Universitas Islam Sumatera Utara, (UISU) Al Munawarah, Achmad Riza Siregar, kepada Waspada Online, malam ini.
Dikatakan Riza, hal ini hanyalah rumor, tidak ada keterlibatan Susno dalam hal ini, buktinya saat ini kasus Century kembali terungkap, dan tanpa Susno pun kasus ini akan tetap diusut walaupun prosesnya memakan waktu.
Hal senada juga dikatakan oleh oleh analis politik nasional dari Universitas Sumatera Utara, Ahmad Taufan Damanik, yang menyatakan bahwa tidak ada kaitannya Susno mengungkap markus dengan kasus dana talangan Bank Century.
“Apa yang dilakukan oleh Susno merupakan inisiatifnya sendiri untuk melakukan reformasi di tubuh Polri, karena selama ini kondisi Polri sudah sangat memprihatinkan,” kata Taufan.
Menurut Taufan, jika wacana yang beredar selama ini mengatakan jika kasus markus yang diungkap Susno ini ada indikasi keterlibatan pemerintah guna melakukan pengalihan kasus Century, sama sekali tidak benar.
Ia juga mengatakan, pemerintah tidak akan mampu untuk membendung kasus Century, pasalnya seluruh kalangan masyarakat sudah mengetahui kasus ini, dan mereka mendesak pemerintah untuk segera mengusut tuntas kasus yang telah melenyapkan uang Negara sebesar Rp6,7 triliun tersebut.
“Walaupun dalam kasus markus ini tidak ada keterlibatan Susno untuk mencoba meredam kasus Century, namun ada upaya pemerintah untuk mencoba mempetieskan kasus Century,” pungkasnya.
Sumber: Waspada Online
| < sebelumnya | selanjutnya > |
|---|




Hanya orang-orang yang berjiwa jeleklah yang sering mengeluarkan kata-kata jelek"
malu mendengar kesaksian orang yang katanya pinter,cantik dan terlebih wakil rakyat...kacau ka..."