Senin, 21 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

KPK Jangan Kalah Gertak

Artikel - Artikel

Bookmark and Share

SURABAYA,  — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan tidak kalah gertak dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR. Ancaman Banggar DPR untuk mogok membahas RAPBN karena diperiksa KPK justru menjadi petunjuk bahwa mafia anggaran sudah melembaga di Banggar.

Anggota Banggar bersikap mentang-mentang berkuasa dan tidak ingin tersentuh hukum. Ini merupakan contoh yang buruk bagi rakyat dalam konteks penegakan supremasi hukum," kata Abdul Aziz SR, pengajar pada program Pascasarjana Universitas Indonesia, di Surabaya, Jumat (30/9/2011).

Menurut Aziz, kalau memang bersih, seharusnya Banggar tidak perlu takut dan panik menghadapi KPK. Sebab, yang dilakukan KPK itu sesuai dengan koridor hukum dan demokrasi. Tidak ada motif untuk mengintervensi atau merendahkan DPR. "Nah, kalau mereka panik seperti kebakaran jenggot, kemudian menggertak KPK, mengancam mogok membahas RAPBN, semakin memperkuat dugaan bahwa mafia anggaran sudah melembaga di Banggar," katanya.

Aziz meminta KPK jangan mundur selangkah pun untuk membongkar dugaan korupsi atau mafia anggaran di Banggar. Sekaligus untuk mengingatkan agar DPR tidak kebablasan. Sebab, dalam praktik kenegaraan saat ini, DPR cenderung menjadi lembaga superbody. Kekuasaannya nyaris tak terbatas.

Dia mencontohkan, hampir semua pengangkatan pejabat lembaga utama negara harus melibatkan DPR, misalnya pimpinan KPK, Panglima TNI, Mahkamah Konstitusi, dan Komnas HAM. Bahkan, penentuan jaksa agung pun maunya harus melibatkan DPR. "Kekuasaan DPR yang kebablasan ini jika ditambah dengan kebal hukum seperti yang ditunjukkan Banggar, akan menjadikan DPR sebagai lembaga yang tidak terkontrol. Dan, ini berbahaya bagi sistem kenegaraan," katanya.

Sumber:kompas.com


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Komentar 

 
0 #1 RE: KPK Jangan Kalah Gertakrakyat 30-09-2011, 11:31
banggar dpr tak mau di sentuh hukum karena di banggar emang tempatnya mafia...
klo memang benar2 banggar mau mensejahtrakan rakyat kenapa ketakutan dan kebakaran jenggot jika di pangil kpk.
kalau kenyataannya seperti ini kan memperjelas baha banggar adalah sarang mafia. alias penjajah rakyat. yg terselubung di balik jabatannya..
Balas tanggapan
 

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 60 tamu online
Mobile