Senin, 21 Mei 2012
            Mobile

Terjemahkan

Browse this website in:

Adang Minta Jangan Pojokkan Nunun

Artikel - Artikel

Bookmark and Share

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal (Purn) Adang Daradjatun meminta kepada publik dan media agar tidak terus memojokkan istrinya, tersangka kasus suap cek pelawat Nunun Nurbaeti. Ia meminta pemberitaan terkait Nunun, hanya sesuai dengan penegakan hukum dan tidak disangkutpautkan dengan kehidupan pribadi Nunun selama ini.


"Tolong berita-berita jangan yang tidak sesuai esensi. Jangan di luar esensi hukum. Jangan dipojokkan masalah sosial yang tidak sesuai dengan masalah hukum," ujar Adang dalam jumpa pers di rumahnya Jalan Cipete Raya, Nomor 39 C, Jakarta Selatan, Senin (12/12/2011).


Dalam kesempatan itu Adang memperdengarkan rekaman pembicaraannya dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam pembicaraan itu terungkap peran orang lain di belakang Nunun. "Saya ingin ada keadilan dan kesetaraan informasi pada masyarakat agar ibu jangan selalu di pojok-pojokkan," kata Adang.

Ia merasa selama ini pemberitaan mengenai Nunun mengempatkan Nunun sebagai pemegang peranan penting dalam kasus suap terhadap 26 anggota DPR RI periode 1999-2004. Padahal menurutnya, ada orang lain yang sebenarnya menjadi motivator dalam kasus suap cek pelawat untuk memilih Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom.

Nunun ditangkap Kepolisian Thailand Rabu pekan lalu di sebuah rumah berlantai dua yang disewa Nunun di distrik Suphan Sung, Bangkok. Kini ia ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Sumber: Kompas.com


Info TerkiniTerpopulerLain - lain

Tulis komentar


Kode Keamanan
Refresh

JAJAK PENDAPAT

Kasus Yang Menimpa Susno Duadji Penuh Rekayasa, Bagaimana Pendapat Anda?

SD TWITTER

Follow us on Twitter

SINDIKASI RSS

KOMENTAR BARU

PENGUNJUNG

Kami ada 77 tamu online
Mobile